Manfaat material dan kerajinan lokal untuk memancarkan keabadian

1/10 'Forever Home’ Jadi Sebuah Resolusi
Istilah 'forever home’ memiliki banyak pengertian. Pada dasarnya, tugas mendesain rumah dengan ekspektasi 'forever home' perlu direvolusi sesuai kebutuhan penghuninya. Terlebih, apabila penghuni ingin menampilkan gaya yang tidak ketinggalan zaman. Ini adalah tugas Ground Up (Design + Build), sebuah firma desain interior terkemuka, yang telah didekati oleh banyak keluarga muda untuk mendesain rumah mereka.

2/10 Berasal dari Sebuah Pengembangan Baru
Rumah dua lantai itu adalah unit kosong yang terletak di Elmina 8, sebuah pengembangan baru di Shah Alam.

3/10 Rumah ini Dimiliki oleh Pasangan Muda
Pemilik rumah adalah pasangan muda yang sudah memiliki putri berusia dua tahun. Putri dari pasangan ini bahkan yang telah menemukan profil desainer secara online.

4/10 Memberi Kepercayaan terhadap Desainer
“Kami ingin memperluas portofolio residensial kami dan dengan cepat, kami cocok dengan klien. Mereka memberi kami banyak kepercayaan terhadap desain dan eksekusi. Oleh karenanya, produk akhir terlihat hampir identik dengan proposal konsep awal kami, yang cukup langka,” Ucap Megan.

4/10 Menggunakan Desain Modern Tropical
Konsep keseluruhannya adalah modern tropical dengan kayu Nyatoh lokal yang digunakan di seluruh rumah melalui perawatan kabinet, langit-langit, dan lantai. Sentuhan marmer dan baja hitam ditambahkan untuk memberi aksen pada area tertentu.

5/10 Menggunakan Konsep 'Satu Kesatuan'
Area umum yang terbuka mencakup ruang tamu, ruang makan, dan dapur kering telah dibuat. Tujuan desainnya adalah untuk memperlakukan ruang-ruang ini sebagai satu kesatuan, sekaligus mengusung tema dan material yang sama.

6/10 Desain Sesuai Fungsi dan Kebutuhan
“Ruangan ini berfokus pada bagaimana semua keluarga dapat berkumpul sambil melakukan aktivitas yang berbeda-beda, misalnya istri memasak di dapur, suami menonton TV, dan putri mereka menikmati makanan ringan di meja makan,” Jelas Lai.

7/10 Pemanfaatan Furnitur untuk Memberi Konsep Wall-toWindow
Cahaya alami digunakan sebisa mungkin, terutama di kamar tidur utama.
"Kami merancang tata letak kamar tidur utama lantai atas dengan kamar mandi en-suite. Semua itu memungkinkan banyak cahaya akan masuk, tentunya dengan tetap memberikan privasi yang cukup untuk kedua ruang melalui penempatan jendela yang cermat. Desain ini menginformasikan hasil fasad, yang memiliki keseimbangan yang baik, yaitu dengan rasio wall-to-window,” Kata Lai.
Tirai kayu di belakang jendela berbingkai juga menambah sentuhan halus pada nuansa tropis modern, ketika dilihat dari luar.

8/10 Furnitur dari Pengrajin Lokal
Selain menggunakan material lokal, para desainer juga mengambil furnitur, objek dekoratif, pencahayaan, dan karya seni dari pemasok dan pengrajin lokal. Dekorasi yang terinspirasi tropis, seperti gugusan lampu gantung di ruang makan dan dekoratif yang menggarisbawahi tema.

9/10 Tampilan Hangat dan Edgy Sebagai Hasil Akhir
“Hasil akhirnya adalah tampilan yang hangat dan edgy, yang kami yakini tidak akan lekang oleh waktu. Ini akan menjadi 'forever home' mereka, jadi penting bagi kami untuk mempertimbangkan keabadian rumah ini,” Ucap Lai.

10/10 Keberhasilan Desain Rumah itu Dirayakan Bersama
“Keluarga muda ini bahkan mengundang tim kami untuk makan malam setelah proyek diserahkan. Hal itu dilakukan agar kami bisa merasakan ruangan itu bersama mereka. Mereka senang dengan hasilnya, dapat dilihat dari diri mereka yang sering mengundang orang dan membangun banyak kenangan indah di sana.” Ucap Lai.




