Photo: Getty Images
Cover Photo: Getty Images
Photo: Getty Images

Perusahaan Bot MD menandatangani kemitraan dengan Ikatan Dokter Indonesia untuk memudahkan anggota dokter dalam mencari informasi dan layanan asosiasi, serta pedoman nasional secara instan

Bot MD, perusahaan asal Singapura yang menciptakan wadah obrolan artificial intelligence (AI), telah menandatangani kemitraan dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). IDI merupakan asosiasi kedokteran terbesar di Asia Tenggara, yang juga mengawal akreditasi dokter dan menguatkan pendidikan kedokteran di Indonesia.

Dengan ini, Bot MD akan menyematkan fitur AI Clinical Assistant-nya di website IDI. Hal itu kemudian memungkinkan lebih dari 200.000 anggota dokter Indonesia untuk mencari informasi dan layanan asosiasi secara instan, memperbarui membership mereka, mengirim feedback, serta mempelajari pedoman nasional (national guideline) yang tersedia pada website. Chat assistant tersebut juga telah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Perusahaan AI, Bot MD didirikan oleh Gen.T honouree Dorothea Koh dan Yanchuan Sim pada tahun 2018, dan termasuk bagian dari startup accelerator Y Combinator’s Summer batch di tahun tersebut.

Tatler Asia
Dorothea Koh is the co-founder and CEO of Bot MD, a company that develops AI-powered chat assistants for the healthcare sector (Photo: Darren Gabriel Leow)
Above Dorothea Koh adalah salah satu pendiri dan CEO Bot MD, sebuah perusahaan yang mengembangkan asisten obrolan bertenaga AI untuk sektor kesehatan (Foto: Dok. Darren Gabriel Leow)
Dorothea Koh is the co-founder and CEO of Bot MD, a company that develops AI-powered chat assistants for the healthcare sector (Photo: Darren Gabriel Leow)

AI chat engine milik Dorothea Koh tersebut juga telah terintegrasi dengan sistem informasi rumah sakit dan klinik untuk memudahkan para dokter dan praktisi medis dalam mencari informasi terkait dengan cepat. Bot MD juga dapat dihubungkan dengan platform messaging seperti WhatsApp, Facebook Messenger, dan Line, untuk kembali lebih memudahkan workflow para dokter.

Sejak pertama diluncurkan, Bot MD telah digunakan oleh lebih dari 20.000 dokter dan perawat dari rumah sakit dan klinik di berbagai negara termasuk Singapura, Filipina, dan kini Indonesia.

Kini, perusahaan tersebut berencana memperluas layanannya ke lebih banyak dokter di Asia Tenggara melalui partnership dengan asosiasi medis lain di sekitarnya.


See more news about the Gen.T community.