Happy Chinese New Year!

cover.jpgFoto dok: Bon Appetite

Tak terasa besok kita akan merayakan Hari Perayaan Imlek. Selain dekorasi indah bernuansa merah dan oranye untuk membuat suasana rumah tampak meriah, ada pula berbagai sajian yang wajib dihidangkan untuk menghormati arwah para leluhur dan sebagai simbol dari doa baik.

Dari kue keranjang, hidangan ikan bandeng, Yee Sang hingga jeruk, semua makanan memiliki makna tersendiri yang disimbolkan sebagai harapan baru di tahun yang baru. Berikut ulasannya.

1/5 Kue Keranjang

kue kranjang.jpg Foto dok: depositphotos

Nian Gao atau kue keranjang merupakan sajian kue khas Imlek yang terbuat dari campuran ketan, gula dan santan serta dikemas dengan alas plastik atau daun pisang. Kue keranjang biasanya disajikan dengan cara ditumpuk ke atas. Orang Tionghoa percaya bahwa menumpuknya dengan cara tersebut akan mendatangkan rezeki dan kemakmuran.

Tidak hanya itu saja, terdapat juga beberapa makna yang ada pada kue ini, salah satunya adalah persaudaraan yang erat dan menyatu. Hal ini dapat terlihat dari teksturnya yang lengket. Selain itu, rasanta yang manis juga menggambarkan rasa suka cita, menikmati keberkatan, dan memberikan yang terbaik dalam hidup. Bentuk kue keranjang yang bulat dan tidak memiliki sudut mewakili makna kekeluargaan. Dalam hal ini keluarga lebih penting dan akan selalu bersama tanpa batas waktu. Dengan kue keranjang akan menciptakan kerukunan dalam hidup dan siap menghadapi hari-hari ke depan.

2/5 Manisan Segi Delapan

candy.jpgFoto dok: Lifestyleasia.com

Sesuai namanya, makanan satu ini disajikan dalam kotak bersekat-sekat berbentuk segi delapan yang diisi dengan berbagai makanan. Mulai manisan jeruk kumquat, kelengkeng, melon, biji teratai dan leci. Manisan-manisan tersebut melambangkan filosofi khusus bagi orang Tionghoa, di antaranya kesuburan, persahabatan dan kemakmuran.

3/5 Jeruk

oranges.jpgFoto dok: freepik.com

Jeruk merupakan buah pokok yang selalu disajikan dalam perayaan Imlek. Dilansir dari berbagai media, jeruk dianggap sebagai simbol keberuntungan dalam budaya China. Hal ini karena pelafalan kata keruk dalam bahasa mandarin terdengar mirip dengan kata kekayaan. Selain itu, bentuk jeruk yang bulat juga memiliki makna tersendiri dalam perayaan Imlek. Bentyuknya yang bulat merepresentasikan bentuk matahari yang memiliki makna kebahagiaan yang sangat menguntungkan. Dari segi warna, oranye dipercaya melambangkan emas di mana hal tersebut dipercaya sebagai buah yang melambangkan keuntungan.

Dilansir dari laman monash.edu.my, bertukar buah jeruk adalah salah satu keharusan selama Imlek. Memberikan jeruk mandarin kepada orang yang dicintai selama Imlek merupakan cara simbolis untuk mendoakan kebahagian dan kemakmuran seseorang.

4/5 Bandeng

Ikan bandeng.jpgFoto dok: pngtree

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa ikan merupakan sumber keberuntungan dan rezeki. Konon hal ini dipercaya sebab dalam Bahasa Mandarin, ikan disebut dengan yu atau yoo yang terdengar seperti arti kata surplus atau berlimpah. Harapannya dengan memakan ikan seseorang akan mendapatkan rezeki yang berlimpah di tahun berikutnya. Salah satu jenis ikan yang kerap disajikan saat perayaan imlek adalah bandeng. Pada bagian pertama dari bahasa Cina, ikan mas lumpur adalah lyú atau lee-yoo yang diucapkan seperti kata lee yang berarti hadiah.  Alasan tersebutlah yang lantas membuat masyarakat Tionghoa percaya bahwa ikan bandeng merupakan lambang harapan dan keberuntungan. 

5/5 Yee Sang

yeesang.jpgFoto dok: happygokl

Menjadi salah satu hidangan yang identik dengan Tahun Baru Imlek, Yee Sang selalu dinantikan setiap pergantian tahun berdasarkan penanggalan Tionghoa. Makanan simbol kemakmuran ini biasanya berisi potongan sayur warna-warni, ikan segar dengan saus plum, minyak wijen, kacang tanah, rempah dan lada bubuk dan kulit kayu manis bubuk.

Ada makna yang tersirat dari cara penyajian hingga rasanya. Sayur-mayur yang berisi wortel, lobal, jeruk, buah persik hingga ketimun diiris tipis memanjang dengan harapan rezeki yang datang selama tahun bar uterus berlanjut tidak putus-pitus.

Bila dicampurkan, Yee Sang menciptakan rasa campuran antara manis, asam dan asin di lidah. Ini adalah simbol harapan agar kehidupan pada tahun baru berlangsung tanpa musibah.