Mulai dari potato milk, plant-based food hingga reducetarianism, berikut lima tren kuliner tahun ini yang wajib kamu ketahui.

1/5 Social media is the modern cookbook

cookbook.jpgFoto dok: digitaltrends.com

Masa pandemi yang saat ini masih berlanjut tentunya turut mempengaruhi tren kuliner di mana banyak dari kita mulai memanfaatkan waktu luang untuk bereksperimen dengan resep-resep masakan baru.

Seperti yang dapat kita lihat, media sosial kita kini didominasi oleh berbagai konten makanan yang dapat dengan mudah di buat di rumah seperti Baked Feta Pasta dan one pot pasta. Tahun ini, tren memasak di rumah masih akan berlanjut dan social media-inspired recipes tetap akan menjadi favorit semua orang.

2/5 Reducetarianism is on the rise

reduce.jpgFoto dok: popsugar.com

Jika kamu berencana untuk menjalani gaya hidup sehat tahun ini, reducetarianism bisa menjadi tahap awal yang tepat. Dilansir dari Washington Post, reducetarianism adalah praktik mengurangi konsumsi daging seperti daging merah, ayam, seafood maupun susu dan telur dan bukan berhenti mengkonsumsinya. Untuk memulainya kamu bisa mengikuti challenge Meatless Monday atau membatasi konsumsi daging merah dan dairy dalam diet sehari-hari.

3/5 The resurgence of the dinner party

party.jpgFoto dok: NBCnews.com

Dengan maraknya tren memasak di rumah serta berbagai resep menarik yang mudah untuk di kreasikan, mengadakan acara makan malam di rumah juga menjadi sebuah trend yang dilirik tahun ini. Meski masih banyak orang memilih untuk berkunjung ke restoran, private dinner party masih akan tetap dilakukan setidaknya satu atau dua kali sebulan. Tidak hanya itu saja, private dinner party juga menjadi sebuah ajang berkumpul dan melepas rindu di masa pandemi ini.

4/5 Plant-based food remains popular this year

plant based.jpgFoto dok: thebeet.com

Tren plant-based food masih akan terus populer di tahun ini. Di tengah pandemi, semakin banyak orang menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan mengurangi konsumsi makanan yang berpotensi buruk terhadap tubuh.

5/5 Potato milk

potato milk.jpgFoto dok: thegreencreator.com

Popularitas susu nabati kini semakin meningkat. Selain pilihan yang biasa ditemukan seperti susu kedelai, almond dan oat, kini susu kentang diprediksi akan menjadi trend di tahun 2022. Di lansir dari Veg of Lund, proses pembuatan susu kentang hanya membutuhkan lahan dan air dalam jumlah yang sedikit. Tak hanya itu saja, proses pembuatannya juga minim akan jejak karbon. Situs tersebut juga menambahkan bahwa denan mengonsumsi susu nabati tersebut, kita dapat mengurangi dampak iklim sekitar 75 persen dan menghemat penggunaan air hingga 56 kali lipat.

Lalu bagaimana dengan manfaatnya? Susu kentang dipercaya kaya akan nutrisi dan mengandung serat tinggi, potasium, vitamin c, vitamin B6 dan magnesium. Selain itu, susu vegan ini juga memiliki kandungan kalori yang cukup rendah, yakni 39 kalori per 100-liter susu. Itu artinya, susu ini sangat aman bagi gula darah.