Benua Amerika tempatnya kampung tanpa listrik sampai habitat iguana laut

galapagos island.jpeg

Foto: Dok. travellersworldwide.com

Benua Amerika (termasuk di dalamnya bagian utara dan selatan) adalah daratan terbesar di belahan bumi barat. Dari daratan yang luas itu, terdapat beberapa lokasi yang tidak hanya cantik sebagai destinasi wisata, namun juga penduduknya menjalankan prinsip hidup cinta lingkungan. Berikut beberapa destinasi di sana yang bisa menjadi inspirasi travel ramah alam. 

 1/4 Cabo Polonio, Uruguay

Negara terkecil kedua di Amerika Selatan ini ternyata cukup canggih dalam urusan energi terbarukan. Sebanyak 97% sumber energinya berasal dari pembangkit listrik tenaga air dan angin. Tak heran bila mereka sudah tidak lagi perlu mengimpor sumber energi. Salah satu destinasi turis di Uruguay adalah daerah Cabo Polonio yang tidak memiliki akses jalan mobil dan hanya benar-benar bergantung pada energi dari pembangkit listrik tenaga angin. Selain daerah tersebut, Uruguay juga memiliki area turisme masal, seperti di kota tua Colonia del Sacramento yang kaya dengan arsitektur peninggalan kolonial.

 2/4 San Francisco, Amerika Serikat

Kota di California utara ini memang sudah dikenal menjadi destinasi ramah lingkungan sejak dulu, karena di sanalah kota pertama di AS yang melarang penggunaan plastik sekali pakai, yaitu pada tahun 2007. Pengelolaan sampah mereka pun sangat baik, dengan 77% sampahnya didaur ulang. Bila ingin mengunjungi San Francisco dan menikmati gaya hidup hijau to the fullest, gunakan sepeda untuk berkeliling kota. Ada banyak tur sepeda yang bisa diikuti,  terutama untuk menikmati ke berbagai area hijau yang memanjakan mata, seperti Golden Gate National Recreation Area, Washington Square, dan Aquatic Park. Nikmati juga berbagai berbagai restoran vegan yang nikmat dan sehat seperti Shizen Vegan Sushi Bar dan Wildseed.

3/4 Curitiba, Brazil

Warga di ibu kota negara bagian Parana di selatan Brazil ini sudah terbiasa mengolah sampah, karena sebanyak 90% warganya mendaur ulang sampah mereka dengan program trash-for-tokens. Walaupun menjadi kota dengan penduduk terpadat ke-8 di Brazil, namun Curitiba nyatanya memiliki lahan hijau seluas 52 meter persegi per kapita. Tak heran bila Curitiba dianggap sebagai salah satu kota terhijau di dunia. Berbagai taman di sana memiliki bangunan dengan arsitektur yang bukan hanya indah dipandang, namun juga menggunakan produk kayu limbah pabrik. Kunjungi Jardim Botânico de Curitiba atau Tangua Park untuk menikmati taman kota yang menawan.   

 4/4 Galapagos, Ekuador

Negara di Amerika Selatan bagian barat ini pada tahun lalu baru saja diganjar penghargaan World’s Leading Green Destination dari World Travel Awards. Dalam hal keanekaragaman hayati, Ekuador memang dikenal karena salah satu provinsinya adalah Kepulauan Galapagos. Di kepulauan tersebutlah Charles Darwin pada abad XIX mendapatkan inspirasi untuk untuk teori evolusinya. Bertempat di Laut Pasifik, keanekaragaman hayati yang bisa dilihat di sini di antaranya adalah kura-kura darat alias tortoises yang bisa hidup sampai 1,5 abad sampai iguana laut, satu-satunya spesies iguana yang hidup di laut dan hanya ada di sana. Baru-baru ini, presiden Ekuador mengabarkan rencana untuk memperbesar area Kepulauan Galapagos sampai tiga kali lipat untuk melindungi keanekaragaman hayati di sana.